Posts

Showing posts with the label Sosial

Ironis, Mahasiswa Yogyakarta Suka Berkaraoke

Image
Akhir-akhir ini banyak dijumpai tempat-tempat karaoke di daerah Yogyakarta. Padahal sekitar 5 tahun lalu karaoke ini belum begitu populer dan berbeda seperti sekarang. Tempat karaoke tersebut biasanya terletak di kawasan sekitar kampus. Di Yogyakarta paling banyak terdapat di daerah Seturan-Babarsari. Tempat karaoke tersebut bahkan berjejeran dan semuanya ramai dikunjungi. Ironisnya, kebanyakan pengunjungnya adalah mahasiswa/pelajar. Harga karaoke yang cukup murah berkisar 25.000-300.000 per jamnya, tergantung jam (pagi, siang, sore, malam) dan tergantung ukuran ruangannya (small, medium, large) membuat mahasiswa tertarik. Hasil obrolan dengan beberapa teman kampus mengatakan, mereka berkaraoke karena ingin menghilangkan stres, yang lebih parah ada beberapa mahasiswa yang menjadikan karaoke ini sebagai hobi. Sungguh ironis, ketika masih banyak para pengemis dan gelandangan yang kelaparan di kawasan emperan toko pasar Beringharjo, mereka malah menghamburkan uang untuk berkaraoke. Mu...

Yuk Promo, Teman..

Coba bandingkan cepat dan langgeng mana hasilnya… Cara 1 Jika Anda promosikan bisnis Anda sendiri ke social media melalui akun Anda. Apapun bahasanya, misal: “ Bros&Sis, mampir ya ke tokoku , ada produk2 baru, diskon 20 % lho… ” Yang ngetwit atau ngefesbuk Anda sendiri. Cara 2 Dipromosikan oleh kawan Anda, melalui akun social media mereka. Misal: “ Bro&Sis, barusan mampir ke toko fulan , ada produk2 baru lho, diskon 20 %. Cepetan gih… ” Orang lain yang promosikan toko/bisnis kita. Mana yang lebih ampuh? Dipromo orang atau mempromo diri sendiri? Tentu yang orang lain yang promo kan?! Tapi siapa yang mau promokan kita? Selain pelanggan yang puas, tentu saja orang-orang yang mengenal kita. Pertanyaan saya, pernahkah Anda merasa puas terhadap pelayanan seseorang? Jika jawabannya ‘iya’, apa yang Anda lakukan sebagai ungkapan apresiasi? Apakah cukup dalam hati saja? Ada pepatah “Anda memetik apa yang Anda pernah tanam”. Jika kita jarang memberikan apresiasi kepada seseora...

Dialog Anak Lanang dan Bapaknya Tentang Memilih Jurusan

Minggu-minggu  ini adalah musim anak-anak lulusan SMA sedang bingung, lebih-lebih orang  tuanya. Bingung memilih jurusan kuliah, bingung memilih Perguruan Tinggi, dan  yang paling membuat kepala seperti mau pecah ya bingung dengan biayanya.   Begitu  pula anak lanang yang saat ini tinggal di rumahnya di Jogja, sepulang dari  mendaki gunung Kerinci di Sumatra kembali bingung untuk memilih jurusan kuliah.  Sebelumnya memang sudah bingung tapi dilupakan sejenak untuk mendaki gunung. Jurusan  yang kurang diminati sudah di genggaman dan harus segera membayar sejumlah jut-jutan, dan itu uang semua. Sedangkan  jurusan yang sangat diminatinya masih dalam buruan dan belum ada tanda-tanda  mau menyerah untuk terus diburu. Gimana  nih? Lalu terjadilah dialog melalui Blackberry Messanger (BBM) dengan  bapaknya yang sedang berada di Jakarta. 

Aku Pernah Datang dan Aku Sangat Penurut

*based on true story Yu Yuan Gadis Kecil Berhati Malaikat. yang berjuang hidup dari Leukimia Ganas, setelah merasa tidak dapat disembuhkan lagi, ia rela melepaskan segala-galanya dan menyumbangkan untuk anak-anak lain yang masih punya harapan. Sungguh .. tak abis kata2 untuk Yu Yuan. Terima kasih telah memberikan contoh mulia kepada kami… Kisah tentang seorang gadis kecil yang cantik yang memiliki sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu polos. Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu kalimat terakhir yang ia tinggalkan di batu nisannya adalah saya pernah datang dan saya sangat penurut.